Suatu hari pilot Parno menerbangkan pesawat yang penuh berisi orang gila...
Ditengah penerbangan, orang-orang gila tersebut mulai membuat ulah. Mereka berteriak-teriak, melompat-lompat, memukul-mukul sehingga pesawat menjadi tidak stabil.
Pilot Parno segera memberi instruksi kepada pramugari untuk menanganinya dan beberapa saat kemudian pesawat tenang kembali.
Penasaran akan kecekatan pramugari tersebut, pilot Parno memanggil pramugari ke dalam kabin.
Pilot Parno "Wah hebat! Udah beres?" Pramugari "Beres pak, gampang kok..." Pilot Parno "Emangnya gimana cara kamu ngatasin mereka?" Pramugari "Saya suruh mereka main diluar pesawat aja...
Sembari berdiri kebingungan Parno mengamati seorang pengunjung masuk yang berkata pada bartender “Jack Daniels, single.” Bartender segera memberikan segelas minuman.
Tak lama, masuk lagi seorang pengunjung yang lain “Johnny Walker, single.” Bartender kembali memberikan segelas minuman.
Maka dengan percaya diri Parno mendekati bartender dan berkata: “Parno bin Udik, married.”
Pada Jaman Dinasti Utara dan Dinasti Selatan, hiduplah seorang seorang Kaisar Sima Hui di negara Jin.
Suatu hari Kaisar mendapatkan sebuah mimpi bahwa giginya tanggal semua. Dia kemudian memanggil dua penasehatnya dan bertanya apakah arti mimpinya itu.
Setelah kedua orang itu saling berdiskusi dan meneliti di buku-buku kuno dan ramalan mereka memberikan laporannya.
Penasehat pertama berkata, "Paduka, saya telah mencari tahu arti dari mimpi Paduka yaitu bahwa anak-anak Paduka akan meninggal sebelum Paduka. Mereka tidak akan dapat meneruskan tahta Paduka."
"Apa? Jadi kau berkata bahwa kerajaanku tidak akan ada penerusnya? Apakah kau mencoba mengutukku? Pengawal, seret keluar dan segera penggal kepalanya!" Perintah sang kaisar dengan marahnya.
Setelah beberapa saat kemarahannya reda lalu dia bertanya pada penasehat yang kedua. "Bagaimana menurut pendapatmu?", tanya sang Kaisar.
Penasehat yang kedua berkata, "Menurut interpretasi hamba, mimpi Paduka artinya adalah Paduka akan hidup lebih lama dari anak-anak Paduka. Paduka memiliki keberuntungan berusia panjang dari pada anak-anak Paduka."
Sang Kaisar kali ini berkata, "Ah... aku tahu pasti mimpi ini memiliki arti yang baik. Baiklah, kalau begitu kau akan aku hadiahkan 100 keping emas."
Apa yang dikatakan penasehat pertama dan penasehat kedua pada dasarnya memiliki arti yang sama. Hanya saja penasehat yang kedua mengetahui bagaimana harus mempresentasikan "Fakta" dengan lebih baik tanpa menyinggung perasaan sang Kaisar.
Secara ringkas, dapatlah dikatakan bahwa dasar pelaksanaan Ajaran Sang Buddha yang telah Beliau uraikan adalah kerelaan, kemoralan serta konsentrasi.
Kerelaan dilakukan dengan berbagi materi maupun bukan materi. Materi yang dimaksudkan di sini dapat berarti pakaian, makanan, tempat tinggal, obat, uang dsb. Latihan kerelaan ini dilakukan dengan memberikan kepada mereka berbagai jenis materi sesuai dengan kebutuhan yang mereka miliki. Sedangkan, kerelaan yang bersifat bukan materi mungkin saja berbentuk perhatian, kasih sayang, kesempatan, maaf dsb.
Dengan demikian, ketika seseorang menyediakan waktu untuk mendengar keluh kesah yang disampaikan oleh teman, ia boleh disebut telah melakukan kerelaan yang bukan materi kepada teman tersebut. Dalam prakteknya, kedua bentuk kerelaan ini dilakukan secara bersamaan, bukan berurutan. Salah satu manfaat pelaksanaan kerelaan adalah menumbuhkan rasa bahagia ketika melihat mahluk lain berbahagia. Kalaupun menjumpai mahluk lain yang tidak bahagia, maka pelaksana kerelaan akan berusaha membantu agar ia mencapai kebahagiaan seperti yang diharapkannya.
Kemoralan adalah upaya seseorang untuk mengendalikan diri dari perilaku yang tidak baik. Kemoralan dilakukan dengan melaksanakan paling sedikit lima latihan yaitu latihan tidak membunuh, latihan tidak mencuri, latihan tidak melanggar kesusilaan, latihan tidak berbohong serta latihan tidak mabuk-mabukan. Kelima latihan kemoralan ini dilakukan setiap waktu, tidak hanya pada hari-hari tertentu saja. Manfaat pelaksanaan kelima latihan kemoralan ini adalah mengkondisikan kesadaran selalu muncul setiap bertindak, maupun berbicara.
Sedangkan konsentrasi dimulai dengan latihan dasar agar seseorang mampu memusatkan pikiran pada satu obyek konsentrasi yang telah ditentukan. Kemudian, kemampuan ini ditingkatkan pada pengembangan kesadaran saat ia sedang berpikir, berbicara maupun bertindak.
Latihan memusatkan pikiran hendaknya rutin dilakukan setiap pagi bangun tidur dan malam menjelang tidur. Cukup 15 menit sampai dengan 30 menit saja latihan ini dilakukan. Selama waktu yang telah ditentukan, gunakan seluruh pikiran untuk memperhatikan salah satu obyek konsentrasi yang telah ditentukan sebelumnya. Obyek konsentrasi yang paling banyak dipergunakan adalah merasakan proses masuk dan keluarnya pernafasan yang mengalir secara alamiah. Biarkan nafas mengalir masuk dan keluar sebagaimana adanya. Tugas yang harus dilaksanakan hanyalah mengetahui secara terus menerus saat nafas masuk dan saat nafas keluar.
Selama memperhatikan proses pernafasan, tidak jarang pikiran mengerjakan hal lain. Pikiran memikirkan kenangan di masa lalu maupun berbagai kemungkinan kejadian di masa yang akan datang. Menghadapi kondisi pikiran seperti ini, arahkan kembali pikiran untuk tetap merasakan proses aliran pernafasan yang dirasakan.
Dengan berlatih secara giat, rutin dan bersemangat, secara bertahap pikiran akan lebih mudah bahkan terbiasa terpusat pada obyek meditasi yang telah dipilih tersebut. Inilah tujuan latihan meditasi konsentrasi yang dijadikan dasar meditasi pengembangan kesadaran.
Pada prinsipnya, meditasi pengembangan kesadaran juga mempergunakan konsentrasi yang telah dilatih setiap pagi dan sore tersebut. Bedanya, dalam meditasi pengembangan kesadaran, semua gerak gerik tubuh, ucapan maupun pikiran dapat dijadikan obyek konsentrasi, bukan hanya pernafasan saja. Artinya, ketika seseorang sedang bergerak, ia sadar dan pikiran terpusat pada pergerakan yang sedang dilakukan. Ketika ia sedang berbicara, pikiran terpusat dan sadar pada segala hal yang sedang dibicarakan. Demikian pula ketika sedang berpikir, ia sadar dan mampu mengetahui segala bentuk pikiran yang sedang muncul tenggelam dalam batinnya.
Dengan mampu mengembangkan kesadaran pada setiap tindakan, ucapan serta pikiran, maka seseorang akan mampu menjaga keseimbangan batinnya. Perasannya tidak mudah goyah karena kejadian di masa lalu maupun kemungkinan kejadian di masa depan. Ia selalu sadar bahwa saat ini adalah kenyataan sedangkan masa lalu hanyalah khayalan, masa depan masih impian. Dengan demikian, ia bahkan mampu menjadikan masa lalu sebagai pelajaran untuk diperbaiki di masa sekarang. Ia juga mampu melakukan yang terbaik saat ini untuk mewujudkan harapan di masa depan. Singkat kata, ia mampu memaksimalkan saat ini untuk memperbaiki masa lalu serta membangun kebahagiaan di masa depan.
Salah satu cara sederhana dan mudah untuk berlatih mengembangkan kesadaran setiap saat adalah dengan sering bertanya pada diri sendiri, “SAAT INI SAYA SEDANG APA?” Frekuensi kemampuan menjawab pertanyaan ini menjadi ukuran kesadaran yang dimiliki. Semakin sering seseorang mampu memberikan jawaban, semakin tinggi pula kesadaran yang dimiliki.
Karena itu, ketika sedang membaca artikel ini, cobalah bertanya pada diri sendiri, SAAT INI SAYA SEDANG APA? Bila mampu menjawab dengan, SAAT INI SAYA SEDANG MEMBACA, maka Anda telah berhasil menyadari tindakan Anda saat ini.
Kemudian, rajinlah berlatih mengembangkan kesadaran yang telah dimiliki tersebut terhadap semua segi kehidupan. Dengan demikian, Anda akan dapat memberikan jawaban: saat ini saya sedang duduk, saat ini saya sedang bernafas, saat ini saya sedang berjalan, saat ini saya sedang berbicara, saat ini saya merasa bahagia dsb. Pada waktunya nanti dapat terbukti bahwa semakin tinggi kesadaran yang dimiliki, semakin besar pula potensi kebahagiaan yang dapat dirasakan.
Semoga artikel sederhana ini dapat mendorong semangat untuk mengembangkan konsentrasi secara rutin dan mengembangkan kesadaran setiap saat. Semoga hasil latihan rutin ini dapat bermanfaat serta memberikan kebahagiaan. Semoga demikianlah yang terjadi.
Semoga semua mahluk selalu hidup berbahagia dan berkesadaran. Vihara Bodhigiri, November 2009 Bhikkhu Uttamo
Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.
Pembeli berteriak "3 x 8 = 23, kenapa kamu bilang 24?"
Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata "Sobat, 3 x 8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi".
Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan".
Yan Hui "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?"
Pembeli kain "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?"
Yan Hui "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu".
Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius.
Setelah Confusius tahu duduk persoalannya, Confusius berkata kepada Yan Hui sambil tertawa "3 x 8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Berikan jabatanmu kepada dia."
Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar Confusius bilang dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain. Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas. Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confusius tapi hatinya tidak sependapat. Dia merasa Confusius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya.
Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya. Sebelum berangkat, Yan Hui pamitan dan Confusius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai, dan memberi Yan Hui dua nasehat "Bila hujan lebat, janganlah berteduh di bawah pohon. Dan jangan membunuh."
Di dalam perjalanan tiba-tiba angin kencang disertai petir, kelihatannya sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi tiba-tiba ingat nasehat Confusius dan dalam hati berpikir untuk menuruti kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu. Belum lama dia pergi, petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasehat gurunya yang pertama sudah terbukti.
Apakah saya akan membunuh orang? Yan Hui tiba dirumahnya sudah larut malam dan tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya. Sesampai di depan ranjang, dia meraba dan mendapati ada seorang di sisi kiri ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus pedangnya. Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasehat Confusius, jangan membunuh. Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.
Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confusius, berlutut dan berkata "Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?" Confusius berkata "Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun hujan petir, makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah pohon.”
“Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru mengingatkanmu agar jangan membunuh". Yan Hui berkata "Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum." Confusius bilang "Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga. Kamu tidak ingin belajar lagi dariku.”
“Cobalah kamu pikir. Kemarin guru bilang 3 x 8 = 23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jika guru bilang 3 x 8 = 24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang satu nyawa. Menurutmu, apakah jabatanmu lebih penting daripada kehilangan satu nyawa?"
Dengan dekorasi sederhana menggunakan poster MMT hasil cetakan Sentra Mitra Printing, roti tart foto buatan Danish dan balon-balon hias dari Baloon Bunga, kami merayakan hari jadi Briella yang kedua di sekolahnya Tunas Harum Bangsa. Terima kasih untuk teman-teman Briella dari kelas di Nursery One, Nursery Two dan Playgroup yang telah hadir dengan membawa kado bersama orang tua atau pengasuhnya untuk memeriahkan pesta sederhana ini. Sebagai bentuk kebersamaan, teman-teman Briella menyumbangkan tari-tarian dengan dipandu oleh para guru native sekolah Tunas Harum Bangsa. Seorang guru native bernama Qiu Ling juga memberikan sumbangan tarian tunggal yang lucu disela-sela Briella yang berlarian kesana-kemari mencoba menirukan gerakan-gerakan tersebut. Setelah acara makan dan pembagian souvenir selesai, Briella menyempatkan diri untuk berfoto bersama kepala sekolah dan para guru...Dan versi lengkapnya bersama Ko Yu Long, Lina, Ayun, Mama, Xiao Hui, Qiu Ling, Lanny dan Lily. Terima kasih untuk semua dukungannya!
Bagi Piring Menjadi 4 Bagian
Bagi piring Anda menjadi 4 bagian. Isi 1/4 bagian dengan nasi, 1/4 bagian lagi dengan lauk, dan 1/4 bagian dengan sayuran. Tentunya hindari makanan yang dimasak dengan banyak minyak atau bersantan.
Santap Sayur Terlebih Dahulu
"Mengonsumsi sayur sebelum menyantap nasi dan lauk-pauknya akan mengisi setengah dari kapasitas lambung dengan asupan rendah kalori namun kaya nutrisi."
Gunakan Piring Kecil
Agar tak makan berlebihan, coba gunakan piring yang sedikit lebih kecil dari ukuran normal.
Tahan Diri
Terkadang, karena merasa makan belum kenyang, orang cenderung untuk mengambil porsi kedua. Tahan dulu! Penelitian menemukan bahwa otak membutuhkan waktu 20 menit untuk menangkap sinyal kenyang.
Jangan Buru-Buru Makan terburu-buru membuat makanan tidak dikunyah dengan benar. "Padahal, kalau dikunyah halus, saat tiba di saluran cerna, nutrisi makanan langsung diserap. Tubuh pun segera merasa kenyang," kata dr. Laila. Makan terburu-buru juga membuat makanan yang masuk tidak terkontrol.
Pilih Camilan Sehat
Kebiasaan ngemil bisa saja dipertahankan, tapi pilihlah camilan yang sehat seperti makan buah-buahan segar atau agar-agar tanpa gula dan diberi sirup rendah kalori.
Minum Dahulu
Terkadang orang tidak bisa membedakan rasa lapar dengan haus. Sebelum memutuskan untuk ngemil, minumlah segelas air putih dulu. Bila masih merasa lapar, tubuh mungkin memang butuh makanan. Pilihlah camilan rendah kalori.
Banyak Minum Air Putih Menurut penelitian, setiap gelas yang diminum akan memicu reaksi yang disebut thermogenesis, yaitu kondisi saat tubuh meningkatkan metabolismenya dan membakar lemak di tubuh. Minum 8 gelas air putih sehari akan membantu membakar 150 kalori per harinya.
Olahraga
Olahraga akan membantu membakar lemak di tubuh lebih cepat. Olahraga yang efektif untuk membakar lemak adalah olahraga yang dilakukan selama 1 jam.
Memperbanyak Aktivitas Bantu tubuh membakar kalori dengan memperbanyak aktivitas. Misalnya, menggunakan tangga ketimbang lift. Di rumah, ikutlah bermain bersama anak-anak. Usahakan tubuh selalu bergerak.
HINDARI…
Melewatkan Sarapan
Melewatkan sarapan akan membuat Anda kalap saat makan siang, atau Anda akan cenderung untuk makan makanan kecil yang tinggi lemak dan kalori dalam jumlah banyak. Akibatnya, kalori yang masuk pun jauh lebih banyak.
Melupakan Nasi
Saat berdiet, terkadang Anda mencoret sama sekali nasi dari menu Anda. Hati-hati, hal ini bisa berbalik menjadi hal yang kurang menguntungkan. "Banyak orang yang tidak makan nasi sama sekali, tapi makan pisang goreng. Asupan lemak dari pisang goreng nilai kalorinya lebih besar dari nasi.
Target Yang Tak Realistis
Jangan berpikir diet adalah sulap. Dengan mengurangi makan, simsalabim... berat badan Anda bisa turun banyak. Dengan harapan tinggi, Anda pun menyusun target-target yang tidak realistis (misalnya turun 2 kg dalam seminggu). Ketika target tak tercapai, Anda segera kehilangan motivasi. Akibatnya, Anda pun menghentikan diet. Ingatlah bahwa penurunan yang ideal adalah 0,5 kg per minggunya.
Mengurangi Kalori Terlalu Banyak Dengan harapan bisa segera langsing, Anda pun mengurangi kalori dalam jumlah besar. Mengurangi kalori secara drastis dapat membuat tubuh membakar otot untuk energi. "Karena nilai kalori yang masuk kurang, tubuh pun menghemat penggunaan energi. Maka, ketika berikutnya Anda makan lebih banyak, tubuh langsung menyimpannya sebagai lemak.
Dalam kalender bangsa Maya secara tidak langsung tersirat bahwa kehidupan di dunia ini akan musnah di akhir tahun 2012. Pada saat itu, dunia akan dilanda bencana besar dan kekacauan terjadi di mana-mana yang mengakibatkan musnahnya ras manusia. Jackson Curtis (John Cusack) hanyalah satu dari penghuni bumi yang awalnya tidak terlalu meyakini ramalan ini.
Suatu ketika terjadi peristiwa mengerikan di Guatemala. Ratusan orang memutuskan bunuh diri karena meyakini ramalan kuno bangsa Maya ini memang benar. IHC (Institute for Human Continuity), sebuah organisasi rahasia yang telah lama menyelidiki ramalan ini akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa apa yang diprediksikan ratusan tahun yang lalu itu benar. Yakin bahwa pasti ada 'jalan keluar' dari malapetaka ini, IHC lantas membangun sebuah kapal besar tepat di bawah gunung Himalaya.
Rencananya, mereka akan mengulang peristiwa zaman nabi Nuh dan berusaha menyelamatkan sebanyak mungkin orang agar ras manusia tidak punah setelah bencana besar ini. Di luar perkiraan, pergeseran lempeng bumi ternyata terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan para ilmuwan di IHC. Dalam sekejap Los Angeles musnah sementara Afrika Utara dan Italia juga tak luput dari bencana besar ini.
Kini, nasib umat manusia berada di tangan IHC. Jackson Curtis bersama Kate (Amanda Peet), mantan istrinya, dan dua anak mereka, Noah (Liam James) dan Lilly (Morgan Lily) harus berlomba dengan waktu untuk bisa sampai ke kaki Himalaya atau mereka akan jadi korban bencana besar ini.
Secara garis besar, untuk menyebut sebuah film bagus atau tidak bisa dilihat dari dua kategori. Yang pertama adalah film yang murni sebagai tontonan secara visual sementara yang kedua adalah film yang memadukan banyak unsur seperti naskah, penyutradaraan, akting, pesan moral, logika ke dalam satu ramuan yang menarik bukan hanya dari sisi visual. Untuk film berjudul ringkas, 2012, ini kategori pertama mungkin lebih cocok.
Soal membuat 'replika kehancuran', Roland Emmerich, sang sutradara memang bukan orang baru. Berbekal pengalaman menangani INDEPENDENCE DAY dan THE DAY AFTER TOMORROW, janji bahwa 2012 akan menjadi film 'bencana' terbesar hingga saat ini bisa dipastikan bakal terpenuhi. Apalagi dengan biaya produksi sekitar US$260 juta dari Sony Pictures Entertainment, jelas film ini akan mampu melebihi karya Roland sebelumnya.